The Amazing 7 Days : The Books Hunter

Selasa, 19 November 2013

Seperti biasanya, bangun pagi dengan handphone di tangan atau di sisi dimana saya bisa berhadapan langsung dengannya, mendengarnya dan bisa merasakan kelipan cahaya merahnya ketika sesuatu sedang terjadi. Pagi-pagi seperti ini sangat urgent. Setidaknya hingga jam 5 sore hahaha… mulai dari user id dan password computer, alamat web untuk pengaduan nasabah, registrasi kartu ATM bahkan sampe pada pin kartu otorisator EDC. Semuanya tentu diluar kendaliku, walaupun saya sudah meninggalkan user-user beserta passwordnya tapi tentu saja selalu ada hal yang urgent yang tentunya tak terduga olehku sebelumnya. So if you want to know how important your self, just away for a while and see how the people around you needs your self and need your help *tolong dikoreksi kalo kalimatnya salah hehehe)

Pagi seperti ini, bagi anak-anak aspura adalah jam tidur. Entah itu begadang atau tidak, jam 6 masih saja jam tidur. Bahkan kuliah pagi pun kadang kalah kuat panggilannya dibanding panggilan kasur. Apalagi sekarang ini Jogja lagi dingin-dinginnya. Tapi, akhirnya saya bisa punya waktu untuk bercengkrama dengan kesunyian Jogja, setidaknya di Aspura. Usai sholat subuh jalan kaki ke Indomaret beli susu beruang dan roti sobek. Emang sih ga jauh-jauh amat, tapi itu cukup untuk memberiku ruang. Just me and this town, and it’s perfect.

Koran pagi, di depan tv dan sarapan roti. Haaaah benar-benar mengulang masa kuliah. Karena waktu dimana saya bisa memindah-mindah channel sendiri hanya pada saat pagi hari. Tentu saja siang dan malam tv sudah jadi milik berjamaah. Siarannya pun berjamaah, biasanya kalo siang semacam FTV atau berita, sementara kalo malam pasti On The Spot lanjut OVJ. Yaaah… itu masa kuliahku dulu, entah sekarang seperti apa. Berhubung asrama lagi kondisi rehab, jadi agak berantakan dimana-mana. Tapi yang bikin segar adalah ruang TV sekarang ini setidaknya ga sesuram yang dulu hehehe dan akan jadi lebih bersih kelihatannya setelah proses rehab selesai.

Pagi seperti ini kadang bikin bosan, kenapa tidak. Tidur kembali tentu sudah buka lagi jadi pilihan karena tidur kembali setelah sholat subuh biasanya bikin kepala malah pusing. Pagi di Aspura benar-benar biking saya ga punya pilihan. Tidak seperti pas kuliah dulu, bangun pagi bisa dengan lelapnya tidur lagi sampe siang. Atau kalo tidak bisa nyalakan lapto dan memainkan permainan facebook. Happy Aquarium, Zoo Island, Happy Island, City Ville, Happy Pet, Night Club dan masih banyak permainan facebook lainnya yang bikin betah sepanjang pagi bahkan sepanjang malam di depan laptop. And now, I leave it. Pernah kucoba untuk kembali duduk dihadapan laptop di kamar Mamank. Hasilnya saya hanya bisa bertahan beberapa menit lalu meninggalkannya. Hahaha… setidaknya Sendawar telah menyembuhkan ketagihanku terhadap internet.

***

Full of Books

Hari ini saya memutuskan untuk menghabiskan waktu untuk hunting buku. Beberapa list yang tertinggal di Sendawar hanya bisa aku ingat-ingat. Kali ini Mamank dan Edhy tidak ikut. Jadi hanya saya dan Alhe saja. Sayangnya, kedatangan saya di Jogja terlambat untuk mengikuti pameran buku. Kapan lagi bisa dapat buku dengan harga yang benar-benar murah. Kali ini kami ke Toga Mas Gejayan. Awalnya saya benar-benar lupa kalo ada Toga Mas di Gejayan. Barulah saya ingat ketika sampai di Toga Mas. Ternyata ini adalah took buku pertama yang saya datangi ketika berada di Jogja. Waktu itu bareng Kak Asman.

Ngomong-ngomong tentang buku, ini adalah penyakit saya. Mungkin hampir sama dengan cewek-cewek yang matanya langsung jelalatan ketika masuk ke mall mengarungi segala toko dengan tanda diskon. Hal yang sama juga saya rasakan ketika masuk ke toko buku. Bedanya, ketika berada di toko buku ketika tak ada uang sekali pun kita masih tetap membuka plastiknya dan membacanya di sana *hihihi otak gratisan).

Pertama  masuk ke Toga Mas, saya langsung menghirup napas dalam-dalam. Merasakan aroma buku baru yang khas *kira-kira ada parfum aroma buku ga yaah). Aromanya betul-betul menenangkan hehehe… segera saja memulai pencarian dengan mengingat semua list yang tertinggal di Sendawar. Saya memulai dengan mencari serial Percy Jackson 3-5. Cukup mudah menemukannya karena ternyata novel itu berada ditumpukan atas. And now, I’m officially a wizard, a tribute and A HALF BLOOD. Lengkap sudah koleksinya yeayy!!!

Pencarian kemudian berlanjut ke The Geography of Bliss. Buku tentang perjalan seorang penggerutu untuk mencari arti kebahagiaan diberbagai belahan negara. Novel yang sedari dulu saya cari bahkan terpikir untuk membaca yang versi bahasa inggris. Namun segera saya urungkan karena itu juga dalam bentuk ebook yang ada di handphone. And now, I found it.

The Jacatra Secret, buku tentang symbol satanic yang ada di Jakarta. Novel petualangan, yaaa gayanya sih kayak novel-novel Dan Brown gitu. Buku ini direkomendasikan oleh Ahlul. Dia rekomendasikan buku itu karena dia tau betul saya sangat tertarik sama novel-novel tentang konspirasi, symbol yang dipadu dengan petualangan. Dan pengarangannya sendiri adalah orang Indonesia. Can’t wait to read it.

Anak-anak Revolusi adalah novel selanjutnya. Menemukannya sangat mudah, cukup mencari stan new release and whoalaaa… Buku karangan Budiman Sudjatmiko ini bikin saya cukup penasaran karena cukup rame dibicarakan ditwitter dengan berbagai kisah yang menggugah. Dan setelah membaca sekilas, bahasanya memang ckup menarik. Dikemas dengan bahasa sastra namun tidak terlalu berat.

Saya kemudian beralih ke ujung ruangan Toga Mas dengan kategori agama. Awalnya saya mencari buku Sejarah Muhammad karya M.Husain Haekal. Kalo yang ini buku rekomendasi dari Pak Gun *Jedeeeeer hehehe) Bapak Kanwil V yang sekarang menjabat jadi Kepala Learning Centre Division BSM. Paling ingat pas BSP di Makassar kemarin disuruh cari dan baca buku ini. Tapi setelah menyusuri setiap rak ternyata ga ketemu-ketemu. Baik di Rak Islam maupun di Rak Sejarah sama sekali ga ketemu. Nyari catalog di computer rupanya stoknya emang udah habis. Akhirnya beli Membaca Sirah Nabi Muhammad SAW karya M.Quraish Shihab. Jadi buat teman-teman yang ingin lebih mendalami Islam tapi dengan bahasa yang praktis namun mendalam silakan baca buku-bukunya M.Quraish Shihab. Karena Tafsir Al-Misbah yang di Metro TV itu cuma pas Ramadhan dan hari-hari besar Islam seperti pas Idul adha kemarin.

Perjalanan kami lanjutkan ke Gramedia. Di sana saya bisa menemukan Les Miserable 2. Novel ini cukup bikin penasaran setelah nonton filmnya yang luar biasa keren.  Kalo tipenya sih yaaah bisa dibilang novel roman gitu. Tapi ceritanya sih komplit tentang cinta, pemberontakan, perang dan idealisme.

The Demigod Diaries. Buku karangan Rick Riordan ini bikin saya sangat tertarik karena kisah-kisahnya tentang mitologi yunani. Kayaknya Om Rick emang spesialis novel fantasi ala Yunani deh. Sedikit banyak buku ini ada kaitannya dengan novel-novel Percy Jackson, terutama Annabeth, the daughter of Athena. Novel fantasi emang ga ada abis-abisnya J

Habiskan Saja Gajimu adalah buku yang direkomendasikan dari teman-teman klub Sastra BSM. Isinya sih tentang manajeman keuangan. Yaah yang namanya karyawan dengan gaji yang pas-pasan seperti kita ini harus bisa dan pinta ngatur keuangan. Tapi berhubung lagi cuti, ayo habiskan saja uang cutinya hahahaha…

Satu hal yang mungkin dipertanyakan sama orang-orang ketika saya membeli buku dengan “rakus”nya. ”Emang bisa baca semuanya??”. Jawabannya sih pasti iya, tapi tidak dalam waktu dekat. Saya emang termasuk gila belanja kalo urusan buku, terutama novel fantasi. Bahkan beberapa buku yang sempat saya beli kemarin-kemarin masih dalam bungkusan plastik, perawan dan belum terbaca sama sekali. Simple sih, menrut saya buku-buku ini adalah investasi saya ketika lagi bosan, ga ada kegiatan atau ketika sedang sendiri. Entah kenapa ungakapan “Buku adalah jendela dunia” yang sering saya liat dan baca di perpustakaan pas SD begitu melekat hingga sekarang.

Dan bagi seorang pengkhayal seperti saya, buku-buku fantasi memang sudah jadi makanan saya sejak kecil. Pas kecil udah hobi banget bolak balik perpus buat pinjem buku-buku cerita rakyat setiap provinsi di Indonesia. Bahkan pas kecil udah baca buku Mira W yang jelas-jelas bukan bacaan untuk anak usia SD *lupa judulnya apa, dulu ada sinetronnya di TV dan kalo ga salah soundtracknya pake lagu Ruth Sahanaya). Bapak juga nyuruh baca buku Siti Nurbaya karya Marah Rusli, sama Tenggelamnya Kapal Van  Der Wijk. Dari situ mulai suka sama buku, baca majalah dan akhirnya ketemu sama Harry Potter yang bikin cinta mati sama novel-novel fantasi.

Oh iya, ngomong-ngomong tentang buku, baru ingat kalo dulu ternyata Bapak juga suka sama buku fantasi. Bener-bener baru inget kalo dulu sempat bikin rentalan buku Fantasi Indonesia yaaa kayak Si Buta dari Gua Hantu, Gundala Putra Petir dan lain-lainnya. Sayang banget udah ga bisa dapet buku itu lagi. Seingat saya, langit-langit kamar Om ku penuh dengan cover buku-buku fantasi Indonesia *entah sekarang masih ada ato udah diganti langit-langitnya. Sepertinya saya mewarisi itu dari Bapak. Sama seperti film, beliau juga seorang penikmat film. Dan sempat bercerita kalo dulu pas jaman beliau sekolah sempat bolos demi nonton film di bioskop. Hahahaha… and now it’s in me, Dad. Thanks for the gift😀.

***

Royal Blue

Setelah merasa cukup belanja bukunya, saya dan Alhe kemudian cari makan. Awalnya sih mo ke Kalimilk aja. Tapi berhubung disana ga ada makanan berat, akhirnya saya mengurungkan niat. Pertanyaan “mau makan apa?” memang pertanyaan yang paling sulit untuk dijawab, alih-alih kelaparan dan tidak menemukan jawaban yang pasti akhirnya kami mampir ke Malioboro Mall, Pizza Hut.

Sebenarnya sih kami bukan tipe orang yang kaget dengan brand-brand semacam Pizza Hut, Dunkin Dounuts, J.Co dan segala jenisnya. Bagi beberapa orang makan ditempat itu semacam prestise gitu. Tapi menurutku biasa saja. Yaaah banyak orang yang terlalu mengagungkan itu semua. Tidak merasa makan kalo bukan di tempat itu. Satu-satunya yang membuat saya tertarik cuma Bread Talk, itupun karena new Choco Fudge nya. That’s why I love Bread Talk.

Akhirnya kami makan di Pizza Hut tanpa memesan pizza sama sekali. Alhe memesan Chicken Black Pepper karena itu satu-satunya menu yang pake nasi. Sementara saya sendiri hanya memesan salad buah.

“Kakak, mau pesan pizza? Ini ada pizza terbaru lho Kak?” si pelayan berusaha gombalin.

“Oh ga usah, Mba. Terima kasih,” sambil pasang senyum. Hahaha ini jurus yang diajarin Salam, Terima Kasih, dan Maaf. Dan jangan lupa smile’s on.

Edhy kemudian datang menyusul dan memesan menu yang sama dengan Alhe. Dia datang sendiri dan ada tanda merah di batang hidungnya. Mungkin itu tanda yang ditinggalkan oleh Voldemort. He is the boy who lived hahaha….

“Itu hidungmu kenapa?”

“Nda tau, tadi sakit sekali kepalaku. Begitu memang kalo sakit kepalaku, langsung muncul tanda merah dihidungku. Kebetulan juga pas ko telpon, baru ka bangun dan kelaparan. Hehehe…”

Sementara makanan kami habis, makanan Edhy belum juga datang. Dan kayaknya tempatnya udah mo tutup. Isinya aja tinggal kami bertiga sama ada 2 orang cewek yng udah hampir beres makannya. Penantian sekian lama, ternyata makanannya lebih cepat habis dibanding waktu nunggunya. Tapi kadang-kadang dengan cara seperti itu, makanan terasa lebih nikmat.

 “Eh nanti ke Matahari bentar, sa mo liat jaket sama baju kemeja,” ajakanku kemudian disambut oleh mereka berdua.

“Di Wrangler ko liat jaket, kalo baju kemeja di Executive,” Edhy sambil nyengir. Kayaknya nyengir jahat.

“Hahahahaha… mo jebak saya yaah”

“hahahahaha….”

Sebenarnya sih emang mo nyari kemeja dengan warna “royal blue”. Ada sih ketemu, tapi ukurannya gede banget. Haaaah… berharap seandainya kau ada disini, atai saya jadi ke Depok, kita bisa ketemu dan bisa temani saya cari kemeja warna Biru Kate Middleton di tempat jualan cakar yang katamu super murah atau di Tanah Abang mungkin?? Hehehe… I always miss you the way I am. Maybe next time to see you and I’m sorry for now, for the promise and for the plan…

2 thoughts on “The Amazing 7 Days : The Books Hunter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s