Aku Menguap…

Miss u all BSP 43Aku menguap. Entah ada beberapa orang yang masih terjaga dengan mulut ternganga tak kuasa menahan aliran hembusan udara melalui mulut. Ada yang terbuka dengan lebar maksimal, ada yang membohongi diri dengan memendam kantuk dengan tak membuka mulut sama sekali. Atau bahkan ada yang dengan malu-malu dan dengan perlahan melepaskan sedikit demi sedikit kantuk yang ditahannya sedari tadi.

Aku menguap. Entah ada berapa banyak CO2 yang memenuhi langit malam ini. Tak tahu entah siapa yang menjadi donatur terbesar dan paling dermawan melepas CO2 miliknya. Namun ternyata dibalik itu, ada motif untuk meminta imbalan berupa O2 murni untuk bertahan hidup selamanya. Seperti darah perak unicorn yang menawarkan keabadian bagi penikmatnya. Apakah itu dermawan?? Lalu siapa yang paling serakah yang menghirup banyak O2??

Aku menguap. Entah ada berapa banyak kenangan yang ikut terlepas bebas. Membaur bersama ion dan proton, bingung memilah dan memilih kemana dia akan pergi. Membelot pada yang negatif atau menghamba pada yang positif. Hanya angin yang tau kemana arahnya, karena jejaknya tak mampu direkam oleh air apalagi tanah yang terlalu sombong malam ini.

Aku menguap. Kenangan itu memilih tempat dimana dia menemukan kebahagiaan. Ada tawa yang lepas diiringi tangis begitu saja. Tak ada yang berduka, tapi mengapa air mata tak mampu membedakan jika ini adalah perasaan gembira?? Jika ini suka, mengapa diawali air mata kemudian senyum tergaris dibibir?? Lalu perasaan seperti apa ini, yang begitu sulit untuk mendefenisikannya??

Aku menguap. Ada bayangan yang muncul saat uap bertemu dengan kaca. Hanya muncul memberi selamat tinggal lalu menghilang bersama angin dingin. Saat aku mengucek mata, memastikan aku masih terjaga, itu hanya oase kebahagiaan. Oase yang muncul lalu akan kering karena terik esok pagi. Karena itu aku benci gurun dengan segala fatamorgananya!

Aku menguap. Aku dihampiri angin. Berbisik, sendu namun riang. Aku merasakan semuanya. Doa kalian yang sendiri malam ini. Merengek pada jam untuk berputar kekiri. Aku melihat kalian memeluk bahkan merantai masa lalu dalam pigura. Aku merasakan itu dari angin yang berbisik. Pelan dengan ejaan lembut dengan sedikit sinis. Dengan bangga angin tertawa menangkap pikiranku yg lepas bersama uapan kantuk.

Aku menguap, dan aku kangenโ€ฆ

One thought on “Aku Menguap…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s