Mirror Mirror On The Wall…

Mirror mirror on the wall, who’s the fairest of them all… Teringat salah satu potongan kalimat dari film Snow White. Cermin menjadi salah satu alat kontrol Si Ratu Jahat untuk mengetahui ada yang lebih cantik dari dirinya. Hingga akhirnya dia harus membunuh siapapun yang lebih cantik dari dirinya, termasuk Snow White. Menyamarlah Sang Ratu menjadi seorang nenek yang memberikan apel beracun yang membuat Snow tertidur menunggu true love kiss dari Sang Pangeran.

Itu sedikit cerita tentang Cermin dari negeri far far away. Tiga bulan sudah gue hidup tanpa cermin. Setiap kali berangkat kerja, gue harus numpang ngaca disetiap benda yang bisa memantulkan bayangan diri gue. Awalnya sedikit risih juga, ketika keluar kamar tanpa ngaca sebelumnya. Setiap melewati jendela-jendela kamr kos, kusempatkan untuk membenahi wajahku yang pas-pasan. Takutnya hidung gue belum terpasang hahah….

Entah sudah berapa kali pas ngaca di mobil, tau-tau kacanya terbuka. Persis banget sama iklan “tengsin” itu. Belum lagi pas ngaca dijendela ternyata diliatin sama yang punya kamar. Reaksinya? Tentu saja langsung kabuuuur… Kalo perlu sih, ganti muka biar ga ketahuan!

Rasanya was-was aja. Setiap jalan pasti semua orang liatin gue. Dengan sedikit senyum gue balas tatapan mereka. Rasanya gatal aja pengen ngecek ada apa dengan muka gue ini. Pas ngaca, gue bisa bernapas lega karena semuanya masih utuh….

Setelah beli cermin, gue akhirnya sadar kalo apa yang mereka tatap dimuka gue ini bukan karena gue ganteng. BUKAN!! Tapi karena jerawat! Awal ngaca dengan cermin baru yang gue beli, gue langsung mengingkari kalo itu bayangan gue. Rasanya pengen gue pecahin semua kaca biar ramai… Dengan tertakut-takut gue mengintip muka gue dicermin. Selama beberapa detik gue lihat dengan lekat. It’s me… Akhirnya gue harus menerima kenyataan kalo itu muka gue sendiri…

Tentang Bercermin

Belajar dari cermin, gue jadi tau kalo cermin bisa membuat gue sadar apa yang gue miliki. Cermin selalu memantulkan bayang kita apa adanya tanpa bohong sedikitpun. Ketika lo narsis, menganggap dirimu setampan ataupun secantik artis-artis korea maka bercerminlah. Belajarlah menerima diri lo sendiri. Bagi yang selalu merasa dirinya extra ordinary man, maka bercerminlah! Bercermin bisa membuatmu sadar siapa diri lo seasli-aslinya. Manusia memang makhluk paling sempurna di antara semua makhluk ciptaan Tuhan. Tapi itu bukan berarti lo PALING SEMPURNA diantara semua manusia!

Ketika lo mulai tidak percaya diri, maka bercerminlah. Lihat dirimu dari ujung rambut sampai ujung kaki. Bercermin selalu membuatmu sadar siapa dirimu yang sebenarnya. Gue sering menganggap diri gue Harry Potter ketika gue membutuhkan keberanian atau kepercayaan diri yang lebih untuk menghadapi banyak orang. Kadang-kadang saat presentasi atau harus bicara di depan banyak orang. Tapi setelah itu, bercerminlah agar lo tidak terkurung dalam bayangan semu yang bukan diri lo sendiri.

Bagi yang sering bercermin, mengagumi diri sendiri sambil berkata “gue tampan” atau “gue cantik”, maka sadarlah! Berhentilah memperbudak diri lo sendiri dengan kecantikan/ketampanan yang lo punya. Ingat bahwa apa yang ada sekarang ini akan hilang dengan sendirinya berganti dengan kulit kering, keriput, rambut beruban dan mata yang memutih. Terimalah kenyataan bahwa kecantikan dan ketampanan tidak berlaku hukum kekekalan kecantikan/ ketampanan. “Kecantikan/ketampanan dapat berubah dari satu operasi ke operasi yang lain”. Mereka yang melakukan operasi adalah orang-orang yang tidak menerima kenyataan dan pastinya JELEK. Logikanya jika sudah cakep, kenapa harus operasi? Iya apa iyaaa??😀

Bagi yang sering berlama-lama di depan cermin, percepatlah! Lo pasti ga mau umur lo yang ga seberapa ini dihabiskan hanya untuk bercermin mengagumi diri sendiri. Bayangkan di depan cermin rata-rata 1 jam sehari. Dalam setahun berarti ada 365 jam = 15 hari. Jika umur lo 65 tahun, berarti waktu yang lo habiskan untuk bercermin = 2,6 tahun. Sangat tidak produktif bukan?

One thought on “Mirror Mirror On The Wall…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s