Bukan Lady Gaga yang Kontroversial

Awal mendengar pemberitaan yang terkesan tiba-tiba ini memang sangat mengejutkan. Bagaimana tidak, konser Madam Monster yang akan berlangsung 3 Juni ini tiba-tiba batal. Setidaknya itu yang dikatakan oleh Polda Metro Jaya. Pembatalan yang serba tiba-tiba ini tentu saja mengundang banyak protes dan juga mengundang banyak tanya. 

Awal saya mendengar kasus ini, saya juga ikut kaget. “Kenapa baru dibatalin sekarang?”. Konser yang sudah didengung-dengungkan 3 bulan dari hari ini kenapa tiba-tiba batal. Saya mencoba melihat dan teringat pernyataan Habib Riziq yang mengancam akan membuat chaos jika konser ini akan tetap digelar. Hal ini kemudian dibenarkan oleh pengamat musik, Bens Leo dan pengamat budaya, Ratna Sarumpaet dalam wawancara di program 8-11 show Metro TV.

Saya berusaha mengurai beberapa pertanyaan dan persoalan dalam benak saya :

  1. Mengapa konser tiba-tiba dibatalkan? Pihak promotor tentunya jauh-jauh hari sudah mengajukan surat kepada polda setempat untuk mendapatkan izin pelaksanaan kegiatan. Melihat kondisi sekarang bahwa sejak beberapa bulan yang lalu sudah dilakukan penjualan tiket secara resmi, semestinya ini sudah mendapatkan izin. Lalu kenapa dibatalkan?
  2. Selajutnya, jika pernyataan Habib Riziq yang mengancam akan membuat chaos adalah alasan utama, lalu untuk apa ada polisi jika harus takut dengan ancaman seperti itu? Sudah menjadi tugas polisi untuk menjaga keamanan acara (dalam hal ini konser) jika terjadi kericuhan, bukan?
  3. Beberapa orang menganggap bahwa kedatangan Lady Gaga memberikan pengaruh buruk dengan pakaian yang akan dikenakannya yang terlalu vulgar. Nah sekarang coba kita cek kembali ke beberapa konser baik di kampung-kampung (dangdutan) dan konser-konser besar lainnya seperti Katy Perry beberapa bulan lalu. Bahkan tidak ada yang protes dengan dandanan Perry yang justru terkesan seronok. Beberapa lagunya juga tidak benar, sebut saja Kissed A Girl. Lagu ini tentu sedikit banyak mengarah ke sifat penyuka sesama jenis. Tidakkah ini juga vulgar, belum lagi video klipnya yang juga vulgar. Lalu kenapa ini tidak dilarang? Ini tidak adil atau tidak tegas atau dua-duanya?
  4. Saya sangat tertarik dengan pernyatan dari Ketua PBNU bahwa walaupun ada seribu, ada sejuta Lady Gaga, itu tidak akan menggoyahkan iman umatnya (NU). Sangat menarik pernyataan ini. Tentu saja, sebagai umat beragama kita pasti sudah tau mana yang baik dan mana yang buruk. Just choose it. Semua adalah pilihan, mau yang baik atau yang buruk
  5. Terkait masalah pengaruh, bahwa Lady Gaga memberikan pengaruh buruk. Datang atau tidak pengaruh itu akan tetap ada. Konser yang hanya mungkin 3 jam tidak akan membuat semua orang Indonesia menjadi vulgar. Toh sekarang saja, Lady Gaga belum datang “paha” sudah kelihatan di mana-mana! Konser Gaga yang hanya beberapa jam tidak akan membuat seluruh orang Indonesia langsung menjahit daging untuk bajunya!
  6. Sekarang orang-orang mempermasalahkan Lady Gaga pemuja setan, lirik lagunya yang nyleneh dan sebagainya. semua yang diberitakan mengenai sosok Gaga yang kontroversial itu sudah BASI dan terkesan dibesar-besarkan. Sadar atau tidak dari dulu kita sudah punya itu semua. Coba sekarang coba lihat ajaran dari aliran sesat yang mencekoki beberapa warga. Sekarang coba dengarkan lirik lagu yang menggunakan kata-kata “bercinta”. Tidakkah itu mengandung konteks yang vulgar? Contoh satu lagu : “Indahnya bercinta saat muda…”, “Ku ingin bercinta dengan dirimu, habiskan malamku…” dan masih banyak lagi. So.. is that wrong or true?
  7. Berita terakhir dari Polda bahwa pihak kepolisian hingga kini masih belum mengeluarkan izin pelaksanaan konser Lady Gaga. Selain alasan pertentangan moral budaya, polisi juga berkilah bahwa proses perizinan yang diajukan promotor konser terbilang mepet dan masih banyak kekurangan.  “Mereka ajukan izin tanggal 4 Mei. Suratnya tanggal 1 Mei, itu belum lengkap jadi kami kembalikan,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Senin (21/5/2012), di Mapolda Metro Jaya. Nah lo.. jadi kalo lengkap berarti diberi izin, kan? Kenapa harus dikembalikan, kenapa pada saat surat itu datang langsung ditolak saja jika memang seperti itu alasan polda. Jika suratnya dikembalikan, berarti ada itikad dari pihak kepolisian untuk memberikan waktu kepada promotor untuk melengkapi administrasi. Saat semua lengkap, konsr Gaga akan dilaksanakan. Bukan begitu, bukan?
Bukankah kontroversi mengenai lagu Judas itu sudah basi. Bukankah rumor tentang ritual pemujaan setannya sudah basi. Bukankah kostumnya yang nyleneh, unik dan vulgar itu sudah basi. Semuanya tiba-tiba muncul ke permukaan karena pemberitaan yang seolah karena hal-hal itulah yang membuat konsernya kontroversial di Indonesia. Tidak! Bukan itu yang membuat kedatangan Gaga kontroversial, karena itu sudah dilakukannya sejak dulu. Bukan Lady Gaga yang kontroversial dalam pemberitaan selama beberapa hari ini. Yang kontroversial Pembatalan Tiba-Tiba Konser Lady Gaga!

2 thoughts on “Bukan Lady Gaga yang Kontroversial

  1. Salam blogger..ijin follow ya
    kunjungan perdana..
    setuju sama tulisan yg di atas..tpi ya bgtulah orang indonesia..terkenal dgn mindsetnya yg melebih2kan sesuatu & kadang tidak bsa menyaring smua persoalan dgn rasional..
    suka sama kata2 yg cerdas d blog ini

    Salam kenal dari afril CS KC Manado

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s