Penyesalan dan Kedewasaan

Proses dewasa merupakan siklus yang akan dialami oleh setiap manusia. Secara bertahap mereka akan bertansformasi. Dewasa tentu saja bukan masalah umur dan ukuran morfologi tubuh. Kedewasaan seseorang juga pasti terlihat dari sifat dan perilakunya. Beberapa pertengkaran entah dalam hubungan tidak resmi seperti pacaran, sahabat, teman dan sebagainya serta dalam hubungan resmi seperti pernikahan pun dipicu oleh hal-hal ketidakdewasaan.

Satu hal yang membuat kita belajar untuk menjadi lebih dewasa adalah masa lalu. Masa lalu tidak harus dipenuhi dengan penyesalan sepanjang hidup dengan menatap kelam masa depan. Masa lalu seperti jalan berbatu yang akan diaspal. Disepanjang jalan akan terus berbatu selama kita tidak berpikir untuk mengaspalnya sehingga layak untuk dilalui. Seperti itulah masa lalu. Ada banyak rasa sakit yang kita lewati, tapi itu akan segera berakhir jika kita moving on. Caranya, belajar dari masa lalu untuk memperbaiki masa depan.

Ada banyak film yang mengajarkan tentang arti penyesalan dan kedewasaan. Beberapa diantaranya 13 Going On 30, Freaky Friday, 17 Again dan You Again. Film-film ini mencoba membawa pesan bahwa masa lalu dengan penyesalan terhadap sesuatu yang telah kita lakukan adalah hal yang natural. Tuhan menciptakan kita dengan sangat sempurna. Kesempurnaan kita salah satunya adalah dengan bisa merasakan berbagai macam rasa. Kita sempurna karena kita bisa melakukan dan membedakan yang baik dan buruk. Kita sempurna karena kita mampu merasakan semua bentuk perasaan. Tuhan memberikan penyesalan ada pada sifat dasar kita agar kita bisa belajar dan menjadi lebih baik.

Dari segi cerita, mungkin film dengan tema seperti ini akan biasa saja dan mudah untuk ditebak. Tapi dibalik itu ada banyak pelajaran kedewasaan yang patut kita lihat.

Tidak mudah untuk menjadi dewasa. Itu adalah pesan moral dalam film Freaky Friday. Ketika sang anak harus bertukar jiwa dengan ibunya, mereka berdua akan menemukan kompleksitas dari hal-hal yang terlihat sederhana. Kita sering menggampangkan masalah remaja begitupun masalah orang dewasa. Tapi itu tentu saja tidak sesedarhana itu. Ada banyak hal komplek yang lagi-lagi menyangkut masalah perasaan yang membuat munculnya perasaan “tidak enak” terhadap sesuatu ataupun seseorang.

Dalam film 13 Going On 30, kita bisa melihat bagaimana masa depan sangat didukung oleh perjuangan di masa lalu. Tapi perjuangan seperti apa yang kita lakukan itu adalah pilihan. Pilihan ada di tangan kita untuk menjadi orang yang baik atau orang yang buruk. Saat itulah manusia akan dikategorikan hanya menjadi dua kategori : Baik atau Buruk!

17 Again justru bercerita tentang kesempatan kedua. Kesempatan kedua selalu ada untuk memperbaiki diri dari segala kesalahan. Bangkit dari keterpurukan juga adalah sebuah kesempatan besar untuk melihat betapa berharganya hidup. Melewati masa lalu dengan begitu banyak kesalahan tidak akan selesai hanya dengan menyesal. Menyesal tidak pernah memberikan jaminan untuk memperbaiki hidup. Hanya dengan berbuat, belajar menjadi lebih baik dan tidak melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kalinya.

You Again bercerita bagaimana penyesalan yang berlarut-larut mengubah semuanya menjadi persaingan tidak sehat berujung dendam. Satu kunci penyelesaian untuk masalah ini adalah speak up. Bicaralah dengan baik-baik, menyelesaikan masalah dengan kepala dingin, mengesampingkan segala masa lalu dan berusaha melihat masa depan yang lebih baik. Hidup yang dibayangi masa lalu hanya akan membuat kita berada ditempat yang sama dengan mengabaikan semua perubahan yan terjadi sekarang.

Tinggalkanlah masa lalu. Bangkit dan lihat tempatmu berdiri. Kini kau berada di masa dimana kau akan membuat masa depanmu menjadi lebih indah. Masa lalu bukan untuk dikenang dan bukan untuk dilupakan. Masa lalu untuk dijadikan pelajaran menyambut masa depan. Let’s moving on…πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s