Nazarudin Si Topi Jerami

Malam kemarin (22/07/11) ketika nonton televisi (setelah sekian lama diambil alih oleh pemain PS), saat itu karena film yang aku tonton sedang break, maka berpetualanglah remote meyelusuri setiap channel televisi. Tiba-tiba channelnya berhenti di Metro Tv. Berita yang menghebohkan! Nazarudin muncul di televisi. Kemunculan Nazarudin yang eksklusif itu mungkin telah menaikkan rating Metro Tv yang satu-satunya menayangkan siaran “langka” itu.

Nazarudin yang selama ini bersembunyi dengan dalih sakit dan berobat di Singapura dengan sangat “modis” memperlihatkan dirinya. Agak lucu memang, pasalnya topi anyaman yanng dikenakannya itu menjadi sorotan publik. Tentu saja terlepas dari informasi yang disampaikannya. Melihatnya, aku membayangkan dia bukan Nazarudin tapi dia adalah Luffi Si Topi Jerami. Salah satu karakter anime dari One Piece. Gayanya yang membuatku tersenyum kecut membuatku bertanya, “Kenapa dia harus menggunakan topi itu? Kenapa tidak dia lepas saja topinya? Hahaha… tapi sudahlah, itu urusannya si Nazarudin ingin mengenakan apapun itu. Mungkin ini salah satu “modus lain” dari “wig Gayus” yang menurut saya sebentar lagi akan populer.

Kemunculannya via Skype juga mungkin sudah dipertimbangkannya. Salah satu alibinya mungkin karena dia bosan lewat telepon hingga akhirnya memilih jalan pintas untuk “terkenal” (senang sekali rasanya menyebut ini). Ya.. di Indonesia memang sedang hits untuk tampil melalui video seperti itu. Lihat saja Briptu Norman, berkat Youtube ia bisa seterkenal sekarang (sampai-sampai tidak jelas dia itu polisi ato artis sih?). Sangat menggelikan, dan ini bisa jadi pelajaran bagi para pemuda yang ingin terkenal dengan cara instan. Skype bisa jadi alternatif selain Youtube.

Dalam siaran tersebut, Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin membeberkan masalah politik uang yang terjadi dalam Kongres Partai Demokrat di Bandung, Jawa Barat, Mei 2010. Ia juga banyak bicara soal proyek Wisma Atlet Sea Games di Palembang, Sumatra Selatan. Nazaruddin menunjukkan beberapa bukti seperti akte pendirian perusahaan PT Anugrah Nusantara. Dalam dokumen itu terlihat jelas tanda tangan Anas Urbaningrum dalam akte.

SARI ROTI

Nazarudin juga mengomentari soal jingle Sari Roti dalam wawancaranya lewat telepon dengan MetroTV. “Saya benar-benar ada di luar negeri,” jawab Nazaruddin yang berbicara dengan Iwan Piliang. Rekaman ini didapat dari Iwan Piliang yang juga ikut hadir saat ditayangkan di Metro TV, Jumat (22/7) malam.

Pasalnya, ketika itu suara jingle Sari Roti terdengar samar pada saat wawancara mantan Bendahara Umum Demokrat Nazaruddin memunculkan polemik. Sedangkan dalam pengakuannya kemarin dia berada di luar negeri. Lalu negeri mana lagi yang menjual sari Roti dengan kereta kecil yang membunyikan klakson khasnya itu? Hmmmmm

Sementara dalam kesempatan lain, kepada Nazarudin, SBY secara langsung menyampaikan didepan publik dengan nada bujukan untuk kembali ke Indonesia. Bingung  juga melihatnya, saya sang sejatinya bukan pengamat politik aktif sedikit bertanya-tanya. Jika pemerintah mampu menemukan sarang teroris yang bercokol di sudut-sudut wilayah negara, lalu mengapa Nazarudin yang hanya seorang diri tak mampu ditemukan? Mungkin salah satu kunci keberadaannya adalah jingle sari Roti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s