Perjuangan Keras Menjadi Terkenal di Korea

Akhir-akhir ini Korea memang sedang mewabah di negeri kita. Tak ada komentar lain selain kata “Cantik sekali..!!” atau “Kyaaa Tampannya!!”. Kegandrungan anak muda terhadap selebriti dari Negeri Ginseng ini. Sebut saja SuJu, Shinee, SNSD, Woder Girls, dan Rain. Belum lagi dengan serial drama yang tiap hari ditayangkan di salah satu stasiun tv swasta. Anak muda pun berlomba-loba untuk meniru gaya mereka, bahkan meniru sikap mereka dalam serial tv yang terkesan imut dan lucu (terutama pemain wanitanya). Belum lagi para remaja yang mati-matian belajar bahasa korea.

“Saya belajar bahasa Korea supaya suatu saat kalo saya ketemu sama pujaan saya, saya bisa berbicara dengan mereka…” ungkap salah seorang remaja SMA.

BOYBAND DAN GIRLBAND
Konon katanya boyband dan girlband yang sedang populer di negiri kita berkiblat dari Korea. Bahkan beberapa menyatakan bahwa boyband dan girlband yang ada di Indonesia adalah jiplakan dari Korea. Semua tergantung dari pemahaman dan persepsi masing-masing. Tapi tahukah Anda bagaimana persaingan di sana?

Untuk menjadi bintang di Korea tidaklah mudah. Di Korea ada 3 agency besar yang selalu mengorbitakan bintang-bintang yang sukses di dunia antara lain : SM Entertainment, JYP Entertainment, dan YG Entertainment. Syarat yang diajukan pun tidak tangung-tanggung. Penampilan bahkan tidak menjadi prioritas utama, melainkan skill. Menurutnya, penampilan bisa dirubah sementara skill adalah modal awal untuk terjun ke dunia entrtainment.

Syarat selanjutnya yang pasti tidak ada di Indonesia adalah mereka harus memiliki nilai raport yang tinggi. setidaknya 10 besar. Tidak heran jika ada beberapa anggota boyband yang pernah meraih medali olimpiade. Salah satunya adalah Kyuhyun yang pernah memenangkan olimpiade matematika dan meraih medali emas. Setelah lolos audisi sekalipun mereka yang lolos akan melewati masa training setidaknya 2-7 tahun untuk bisa diorbitkan. Pada masa ini, peserta harus diasramakan dan hanya terus latihan dan sekolah. Sepulang sekolah, mereka langsung latihan sampai malam. Bagi mereka yang melanggar (baca : bolos) makan akan langsung dikeluarkan dari agency. See… tidak ada waktu untuk bermain-main sama sekali. Biasanya umur trainee dari 10 tahun hingga anak SMA. Masa training mereka masuk dalam kelas vocal, dance, dan akting sehingga sering banyak anggota boyband atau girlband sukses yang akhirnya di tawari bermain drama.

Hasilnya pun tidak main-main, dengan perbandingan 1:10. Artinya dari 10 trainee (calon artis) yang digembleng selama bertahun-tahun, hanya akan ada satu saja yang layak untuk diorbitkan. Sisanya keluar dari agency dengan berbagai pertimbangan. Bahkan kadang jika nilai sekolah menurun ada juga yang dikeluarkan dari agency. Belum lagi yang tidak tahan dan tidak disiplin. Popularitas sebagai penyanyi juga akan lebih menjanjikan dibandingkan dengan mereka yang hanya berprofesi sebagai aktor saja. Tak heran banyak personil boyband/girlband yang sukses di serial drama ataupun film. Tak heran jika nama-nama seperti Super Junior, TVXQ, Big Bang, Shinee, Girl Generation/SNSD, wonder Girl, BoA, 2PM, 2AM, Rain, 2Ne1, U-Kiss dll mampu menarik perhatian dunia internasional. Perlu diingat bahwa Hallayu Wave /K-Pop adalah suatu energi dan gelombang yang mengajarkan kerja keras, totalitas, dan kualitas untuk mencapai puncak, yang selalu memberi inspirasi, bukan gelombang penjiplakan. Gelombang yang penuh keringat dan air mata.

(berbagai sumber)

5 thoughts on “Perjuangan Keras Menjadi Terkenal di Korea

  1. waaaah saya baru tau ya sampe segitunya ternyata mereka berjuang..harusnya artis-artis indonesia bisa belajar dari mereka dan ga cuma memanfaatkan ajang pencari bakat semata supaya bisa terkenal. nice article🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s