Surat Untuk Tuhan

Dear God…
Aku tahu Engkau melihatku dari aras-Mu. Bagaimana Engkau memandangku saat ini, aku tak tahu. Tapi aku tahu Engkau mengerti bahasa hatiku. Kesibukan-Mu tak pernah membuat-Mu lalai untuk tetap melihatku. Engkau pasti tahu bagaimana wajah hatiku saat ini. Biarkan itu jadi rahasia kita berdua saja…

Wahai Engkau yang membolak-balikkan hatiku….
Hatiku kini tak tahu dalam posisi apa sehingga aku merasakan sedih yang mendalam. Hanya kepada-Mu ku mampu berlari sekarang ini. Izinkan aku berlama-lama diperaduan-Mu, mendengar kisah hatiku saat ini. Tak ada yang tahu selain aku dan Engkau yang Maha Tahu.

Wahai Sang Penguasa Hati…
Aku bahkan tak mampu merangkai kata yang tepat untuk-Mu. Pujianku pada-Mu adalah modal yang aku miliki saat ini. Jagalah hatiku dari segala hal yang menggelapkan hatiku. Kegundahan yang kurasakan masih begitu mengganjal. Sembari kututup mata memohon untuk ketenangan dan kesejukan hatiku.

Wahai Engkau yang Maha Mengabulkan…
Doa yang setiap saat kusebut tak akan pernah habis dari mulut dan hatiku. Hanya itu yang kupinta, tak ada yang lain. Jagalah kedua cahaya mataku baik dunia maupun akhirat. Maafkan aku atas ketidak-puasanku selama ini. Nikmatmu terkadang kuingkari, namun Engkau begitu lembut mengingatkanku. Sungguh doa yang kulantunkan adalah penuh pengharapan pada-Mu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s