Beautiful Angel

Siang tadi perjalanan ke malioboro terasa biasa saja. Seperti biasanya, menanti bus kemudian melaju bersamanya. Kali ini perjalananku bukan tanpa tujuan melaikan dengan membawa sebuah amanah. Melewati “lorong malioboro” yang terbentuk disepanjang jalan oleh para pedagang-pedagang masih membuatku cukup kuat berjalan menyusurinya.

Target : 8 tas.

Titipan dari seorang teman yang tak bisa ku tolak. Slama aku masih isa membawanya tentunya… hehehehe. 2 tas pertama aku dapatkan didepan toko emas. Dengan kemampuan seadanya, kubuat bahasaku semeyakinkan mungkin untuk menurunkan harganya. Berhasil….!!!

Masih kurang 6 tas lagi. Hape yang ku genggam tak henti kulihat kembali foto tas yang harus aku beli. Sekedar meyakinkan saja, sapa tau aku melewatkannya selama menyusuri lorong ini, batinku.

Mataku kemudian tertuju pada sebuah tas yang sama dengan yg ada di dalam foto. Kembalikulancarkan aksiku….

“Yang ini berapa, Bu?”, tanyaku pada wanita paruh baya yang juga tengah melayani seorang gadis yang sedang membeli hand bag.

“Ini 125 ribu. Masih kurang koq…”, rayunya sambil memberikan tas yang kutunjuk tadi.

“Ada yang hitam ga, Bu? 100 ribu dua yaa”, giliranku merayu.

“Wah… kalo yg hitam ga ada’e, Mas. Tinggal ini…. Mow ngambil brapa to?”

“2 Bu. Yang warna hitm, trus pitanya juga beda warna…” jelasku.

“Ga ada, Mas. Yang hitam sisa satu… Se’ tak telpon dulu…” ucapnya sembari meninggalkan ku perlahan.

Seketika itu, gadis yang dilayaninya tadi mendekatiku. “Di Beringharjo cuman 35 ribu…” si gadis menoleh memastikan tak mendengar dia berbisik padaku.

“kalo mau, ntar aku anterin kesana… Gimana? Paling cuman capek aja…” tawarnya meyakinkan.

Aku sedikit ragu, kuperhatikan dia baik-baik. “Ya udah….”

Sang gadis langsung memberikan aba-abaย  untuk segera menyeberang jalan sebelum terlihat sama ibu penjual. Dengan langkah cepat aku mengikutinya, mencoba menyamakan irama. Dia bahkan berjlan dengan setengah berlari.

Dalam perjalanan kami sedikit bercerita. Awalnya dia mengira aku masih sekolah. Tidak ada yang salah dengan diriku, memang aku terlihat baby face. hahahahaha…. Si gadis dengan badan tinggi semampai, namun berisi menjawab pertanyaanku satu persatu. Dia adalah gadis bali yang telah lama berada di Yogyakarta. Orang tuanya di Jerman dan sekarang dia membawaku ke supplier-nya. Barang-barang yang dia beli dijual kembali di Sumatera dengan harga yang berlipat-lipat. Wooooow…. bussiness women. Sesekali dia menggerai rambutnya yang keriting. Saat berada sejajar dengannya kulihat matanya yang sepertinya menggunakan softlens…. Cantik, Beautiful eyes…

Dengan langkah yang harus ku seimbangkan, kami berduapun melewati kerumunan orang dengan cepat dari Mall Malioboro hingga memasuki Beringharjo atas. Dan akhirnya sampai juga, sempat takjub juga melihatnya. We Found that…!!! Aku pun mulai mencari tas yang aku inginkan. Hanya kutemukan 4 buah karena ternyata 2 lagi adalah stok lama. hArganya pun benar-benar murah, 35ribu. Tanpa tawar lagi langsung kupilih saja yang sesuai dengan foto.

Walaupun belum sempat menanyakan namanya, aku berterima kasih padanya telah menunjukkan jalannya hingga menungguku mendapatkan apa yang kucari…..

Thanks a lot Miss Bali…. God Bless U…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s