Catatan Seorang MUFLIS

adakah yg bisa menceritakan kenapa uang itu haruz ada??? sekarang aja uang jadi sumber masalah…. sumber kejahatan pokoknya mikirinnya mumet….apalagi nyarinya…..

nah yang sekarang terjadi adalah ketika seseorang sedang MUFLIS atau BOKEK…. mereka akan berpikir survival untuk bisa tetap hidup. hanya sedikit uneg2 seseorang yg tergolong muflis….
kenapa duid itu harus ada, jika itu hanya untuk alat pembayaran sistem barter bisa lebih baik dari itu (mungkin….) dan sekarang dampaknya bisa kita lihat sendiri… apa yang terjadi di muka bumi ini semuanya karena motif UANG…..

uang selalu menjadi masalah besar… orang2 yg terbiasa dengan kebanjiran duid kemudian tiba2 kehilangan itu smua mungkin akan melakukan segala cara untuk mendapatkanya baik halal maupun haram. bahkan keberadaan duid itu sendiri tanpa sadar membuat kita serakah dengan tidak mensyukuri apa yg kita miliki…. pengennya punya duid banyak buat diri sendiri tanpa meliahat realitas yang ada di samping kanan kiri depan belakan dan atas bawahnya…..

duid seakan menjadi candu bagi manusia yang seolah2 membuat mereka tak dapat hidup tanpa duid…. walhasil kita liat aja sekarang sebagian besar orang menjadi materialistis dan sebagiannya lagi menjadi “sangat perhitungan” terhadap duidnya….

mungkin kita bisa bertanya kepada orang2 yg berhasil membuat UANG PALSU dan para pekerja PENCETAK UANG….. apa yang mereka rasakan ketika mereka membuat uang palsu…apa motif mereka melakukan itu. sementara orang yg mencetak uang (pekerja PERUM PERURI) bagaimana kondisi dan perasaan mereka yg berada ditengah2 hamparan uang yg berlembar2 dan bertumpuk2 itu…..
mungkin dari jawaban yang meraka keluarkan itulah yg paling murni menurutku….. dari sana akan terlihat secara langsung perbedaan pandangannya tentang uang dan bagaimana mereka memperlakukannya….

mungkin agak berlebihan ketika saya mengatakan UANG adalah TUHAN yang mampu memberikan apa saja yg kita inginkan…… namun kenyataannya bisa kita lihat sendiri…
nah jika kita kaitkan dengan agama islam sendiri…. saya berpendapat bahwa memang benar beragama itu mahal. bayangkan saja , untuk “membeli surga” salah satunya adalah dengan berpuasa, naik haji dan zakat.

sekarang kita kembali kediri masing2….. apa yang terjadi ketika bulan puasa. saya meyakini bahwa puasa adalah menahan….namun apa yg terjadi adalah ketika puasa dia puasa dia mampu menahan dan ketika berbuka??? dan ketika lebaran??? bagaimana kita melihat uang terhambur banyak untuk memenuhi “naluri keserakahan” ketika berbuka dan saat menjelang lebaran (ex.membeli baju baru sampai berlembar2,dsb)
sementara untuk haji….berapa banyak orang yg naik haji sampai lebih dari sekali??? dan apakah mereka telah melihat tetangga2 sekitarnya, bagaimana keadaanya?? bukankah ketika kita naik haji sementara tetangga kita masih ada yg lebih membutuhkan hajinya tidak sah??
dan untuk zakat…. hanya sedikit guyon aja…jika kita yg memberi zakat itu akan mendapatkan pahala lalu bagaimana dgn orang yg hanya menerima zakat????

mari kita pikirkan bersama…….
slamat berpikir….

nb.maaf jika ada yg tersinggung…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s